Jadwal kami konsultasi dengan Melbourne Symphony Orchestra 9MSO) dan Dinas Kebudayaan Yogyakarta. Dateng kepagian sengaja buat mempersiapkan materi rapat sambil latihan. Saking lapernya Amel sampe nyasar 2 kali dan lupa naroh kunci motor di mana sampe tukang parkir Bakso & Mie Ayam Pak Karman geleng-geleng kepala pas tahu kalo kunci motornya ditemukan di dalam tas Amel sendiri. Malamnya nonton Yogyakarta Urban Teater Festival (YUT Fest) pertunjukan Belajar Membaca dari Teater Seriboe Djendela dari Universitas Sanata Dharma. Pagi seger karena presentasi lancar, malamnya senang karena pertunjukannya ngangkat soal literasi juga dan diakhiri ketemu pak Iwan dan istri ditemani Ipung untuk ngobrol soal ruwatan yang masih beliau lakukan hari ini. Dan gue diminta mandi kembang 7 rupa tepat tgl 10 dinihari, di hari ulang tahun gue. Mereka bilang ini Tumbuk Agung, kembali ke 0. Gue gak tau perjalanan proses ini mau bawa gue ke mana. Tapi niat baik pasti akan baik walau di tengah jalan gue ngerasa dihadapkan dengan banyak persimpangan, persimpangan dengan godaan-penasaran masing-masing. Ipung selalu ngingetin soal "S 2 kehidupan, yang lu mau itu, yang tuhan kasih ini. Haaaa..." dan gue masih penasaran ama mandi kembang itu.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar